see you next time


Begitu merindu, tapi 'tak mau' bertemu

'ingin' bertemu, tapi 'pertemuannya' tidak ingin direncanakan

mau bicara, tapi enggak deh

semuanya, bukan karena 'menyerah tapi.......

halo hulya, yups ini adalah panggilan akrabku ke kamu ketika pertama kali kenal (cuma ngk pernah ketemu kikiki), kamu apa kabar, ku dengar kabar dari angin, nampaknya kamu 'sudah' berdamai dengan keadaan, semoga selalu baik-baik saja ya, aamiin...

I wanna tell u something, terimakasih ya, telah memberikan gambaran hidup yang lebih luas dengan usaha yang kamu bangun sendiri untuk 'mencoba' beradaptasi dengan kehidupanku, walau ternyata Tuhan hanya memberikan  kouta waktu lebih singkat untuk kita sama-sama berkembang secara bersamaan. overall, aku sangat bersyukur dan merasa beruntung banget pernah ada dalam kehidupanmu.

bagiku, kamu adalah bagian sub sempurna dalam perjalanan hidupkku, kamu merupakan salah satu bentuk 'kasih sayang' terbaik Tuhan. sampai akhirnya Tuhan memberikan jeda untuk hubungan kita, tapi entah ini jeda atau memang benar-benar sudah selesai  (antara aku dan kamu).

kamu tau, setiap jam selesai kegiatan, wajahmu, namamu masih saja selalu terngiang-ngiang dikehidupanku, kebohongan besar sih kalo aku bilang 'ngk' kangen kamu, maaf yaa....., terimakasih sudah menerima baik buruk ku, sudah mau terbuka dan tak lelah menasehatiku. Terimakasih telah menjadi seseorang yang  selalu aku libatkan dalam hal apapun, terimakasih telah menjadi 'penyemangat' untuk aku terus menghadapi apapun. ternyata aku pernah sebegitu bahagianya denganmu, hingga aku lupa caranya bersedih, kecuali ketika 'dikacangin' kamu. bersyukur sekali rasanya.......

Dalam proses perjalanan hidup sampai saat ini, aku percaya setiap peristiwa adalah pembelajaran, salah satunya belajar berdamai dengan waktu. fact, berdamai dengan waktu ternyata melelahkan, pura-pura gpp padahal berantakan, gtau harus gimana, sampe sekrang pun aku masih tetap memikirkanmu, memikirkan keadaanmu, bahkan bebrapa kali aku berusaha dan sangat ingin ketemu kamu di mimpi, tapi ternyata untuk menyusun naskah cerita kehidupan tidak semudah itu.  maaf ya segila itu ternyata aku mencintaimu, aku juga minta maaf atas segala perbuatan yang buat kamu sakit dan akhirnya kamu memilih untuk memberi titik di cerita seumur jagung ini.

aku sih masih berharap, ini merupakan salah satu proses pendewasaan masing-masing, semoga dilain waktu masih ada kesempatan untuk menulis kembali kisah-kisah baru yang lebih indah, denganmu.-

terimakasih dan maaf atas semua rasa dan perasaaan ini.  I love you More than you now, berjanjilah untuk selalu hidup dengan baik di bumi ini, kamu akan tetap menjadi peran utama yang tidak akan pernah terganti oleh siapapun. masih tetap ada kamu disetiap jalan yang akan aku tempuh nantinya, i really really miss you, i miss everything about you. I miss You.-

terakhir, apapun itu, tetaplah jadi orang baik seperti biasanya, ingat satu hal, aku menyayangimu, selalu. kamu berhak bahagia dengan siapapun. 

perihal rasaku?! biarkan ini menjadi risiko ku, see you...

"aku lebih memilih mencintaimu dalam diam, karena dalam diam aku tidak menemukan penolakan" ( Arrumi).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "see you next time"

Posting Komentar