KESUKESAN DIMULAI DARI PIKIRAN


KESUKESAN DIMULAI DARI PIKIRAN

    Untuk membangun sebuah kesuksesan, selain semangat dan tekad yang gigih, diperlukannya pikiran yang jernih dan mental yang kuat.

    Pemuda  hari ini mengalami stagnanisasi yang luar biasa. Mereka hidup dengan hanya bersandar pada alur. Mereka percaya, alur akan berkognisi dengan takdir, mereka percaya, bahwa takdir baik akan selalu berpihak pada mereka, mereka berkooptasi dengan takdir, seolah takdir selalu biru dan mereka selalu kuning, yes,akan sejalan dengan baik.

    Sejak dulu, sejak euphoria kemerdekaan, bangsa Indonesia sudah diracuni oleh mindset sebagai kuli, kesadaran akan pentingnya jiwa nasionalisme yang semakin berkurang, kurang percaya diri sebagai bangsa, trust issue tidak pentingnya kesadaran sosial dan masih banyak lagi nilai-nilai pemikiran yang berdampak semakin berkurangnya moralitas individu dan sosial.

    Bung karno dengan segala keperihatinnya menyuarakan dengan lantang bahwa bangsa Indonesia harus berbenah, mentalitas dan semangat nasionalisme harus dibangun, harus ditanam dengan sebuah gagasan dengan perubahan mentalitas dengan gagasan revolusi mental.

    Revolusi mental yang disuarakan bung karno merupakan agenda jangka panjang yang harus disematkan disetiap mental bangsa Indoensia terutama para anak muda. Revolusi mental merupakan prasyarat untuk membentuk jiwa kesatria para pemuda, merupakan prasyarat untuk membentuk jiwa nasiolisme. ”jiwa nasonlisme membutuhkan bantuan revolusi mental..!, karena itu, adakanlah  Revolusi Mental!! Bangkitlah!” (Bung Karno).

    Revolusi mental yang disuarakan bung karno adalah tentang mentalitas bangsa, tentang pengolahan pemikiran yang semula berpikir ‘cukup jadi bangsa kuli’ menjadi ‘kita ini sebenarnya bangsa yang besar’. Untuk menjadi bangsa yang besar kita perlu berbenah diri “buanglah segala kemalasan, buanglah segala macam keirlanderan, buangkan keliaran dan ketamakan” (Bung Karno). Segala Gerakan revolusi mental bisa dibedah di buku ‘Bung Karno Dan Revolusi Mental” karya Sigit Aris Prasetyo.

    Revolusi Mental ini menurut penulis bukan hanya sekadar agenda wajib bangsa Indonesia, tidak hanya diinterpretasikan sebagai investasi untuk  ‘kejayaaan bangsa’ tetapi juga ‘kesuksesan individu’. Revolusi mental merupakan Gerakan untuk mempengaruhi alam bawah sadar, Gerakan untuk memberikan kita kesadaran bahwa ‘kita lebih besar dari pada yang kita bayangkan’. Dari sebuah gagasan revolusi mental Bung Karno ini, penulis jadi teringat pesan suci Allah SWT dalam hadist qudsi ”Ana ‘inda dhonni ‘abdibi” yang artinya Saya (Allah SWT tergantung dari perasangka hambaKu kepadaKu. Cita-cita yang besar akan menjadi kenyataan apabila kita berbaik sangka kepada Allah SWT.

    Semua Kembali kepada pikiran, pikiran adalah tolak ukur sejauh apa langkah yang sudah kita lakukan, pikiran adalah start sekaligus finish untuk mencapai segala keinginan kita, maka dari itu, mari membangun, mari berbaik sangka kepada diri kita sendiri, mari ciptakan perubahan dimulai sejak dari pikiran dan perubahan tidak akan pernah terlambat sampai kita mati.

    Terakhir kata, tulisan ini sebenarnya untuk menasehati penulis sendiri, penulis sedang bertarung dengan pikirannya sendiri, diumurnya yang sudah 23 tahun dia selalu berpikir ‘masih bisakah saya  bermanfaat bagi bangsa dan negara, bagi kehidupan sekitar’.

    Apabila dalam segala penulisan ini terdapat kesalahan itu murni kesalahn penulis dan penulis sangat berharap untuk diberikan nasihat atau koreksi dan pembenaran. Sekian dan terima kasih.. 

Ahmad Firdaus, salah satu sampah masyakarat yang ingin mengdaur ulangkan dirinya.

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KESUKESAN DIMULAI DARI PIKIRAN"

Posting Komentar